selamat idul adha..

idul adha taun ini sedikit berbeda.. kenapa?? soalnya untuk pertama kalinya saya merayakannya di kota orang sendirian. yak benar sendirian. dalam rangka on the job training dari kantor saya, saya di tempatkan di sukabumi selama 1 bulan. karena libur idul adha jatuh pada hari kerja otomatis sulit bagi saya untuk pulang pergi tangerang-sukabumi mengingat waktu tempuh yang lumayan.. (gile bukan lumayan lagi kayanya mah.. 7 jam perjalanan boo. belom ditambah macet takbiran bisa kali 10jam). oleh karena itu saya memutuskan untuk berlebaran di sukabumi saja..

entah kantor saya yg kerajinan ato emang banyak kerjaan ya.. jam 7 malem orang2 belom pada pulang padahal saya pengen bgt pulang secara masih puasa hari ini dan belom buka..berhasil juga akhirnya buat pulang duluan..

akhirnya saya memutuskan untuk makan disebuah restoran cepat saji di kota sukabumi. suasana kota ramaiii sekali.

setelah memesan menu yang saya inginkan akhirnya saya memutuskan untuk duduk di dekat pintu dan menghadap ke jendela. disebelah pintu saya melihat seorang anak tidak mampu menjilat2 batu. ironiiiiiis bgt. rasanya saya tidak pantas makan di hadapan dia. saya melihat anak itu sepertinya tidak ingat besok adalah hari raya kurban..

dalam kepala saya mulai berkontemplasi.. apa yang saya sudah korbankan untuk sesama selama 21 tahun hidup saya..selama saya berpikir dan mulai berniat untuk membelikan dia sekotak nasi tiba2 ibu2 disebelah saya memberikan sisa makanan anaknya yg tidak habis. sang anak peminta2 itu pun langsung melahap tanpa sisa. bahkan sayuran yg jatuh ke lantai pun diambil kembali. miris hati saya melihatnya. dalam kepala saya berontak kenapa sang ibu memberikan makanan sisanya kepada sang anak miskin? saya bukan tidak setuju dengan perbuatannya namun saya tidak suka dengan keputusan beliau memberikan makanan sisa kepada sang anak miskin. kesannya anak miskin itu tidak berhak untuk makanan baru.

akhirnya saya berdiri untuk memesan 3 kotak nasi lagi (soalnya ternyata si anak bersama sang ibu saling membahu meminta2.. dan ada seorang lagi yang berbeda afiliasi dengan si anak pertama.. bingung ya?? yo wes lah intinya ada 3 orang aja yg minta2) selama saya mengantri untuk si anak tersebut saya mendengar dengung takbir dari televisi restoran tersebut. kepala saya melayang untuk alasan yang saya sendiri tidak tahu itu kenapa. saya merasa seperti orang sakau tanpa alasan yang jelas.

akhirnya setelah pesanan saya jadi saya berjalan keluar menuju anak peminta pertama yg saya temui. ternyata ia juga bersama sang ibu. begitu saya mengeluarkan kotak nasi tersebut raut muka si ibu sangat bahagia dan segera memanggil sang anak yg sedang pergi menjauh. saya hanya bisa tersenyum getir menahan air mata. sisa dua kotak lagi saya berikan kepada anak yg daritadi saya perhatikan saat sedang makan. ternyata di ibu sedang menyusui anak bayinya. hati saya semakin miris dan getir.. hampir saya menangis di hadapan beliau.. saat saya memberikan kotak nasi tersebut beliau tak henti2nya tersenyum dan berterima kasih serta mendoakan saya sampai saya menjauh pun suaranya masih terdengar.. (padahal gw udah mewek berkaca2 ga bisa liat apa2) begitu ikhlas doa si ibu dan anaknya. sungguh saya tidak bisa berkata apa2 saat berhadapan dengannya. kata yang keluar dari mulut saya adalah “ibu jangan lupa cuci tangan ya..” kalau di komik2 si ibu mungkin akan mengeluarkan keringat besar di samping kepalanya sambil berkata “maksudnya mbak??” tapi beliau mengangguk dan tersenyum.. teringat seorang teman yang pernah mengalami kejadian yang serupa dan ia pun menangis..

saya menulis ini tanpa maksud ria atau sombong. saya hanya menyalurkan luapan emosi saya yang tidak dapat saya bendung lagi. rasanya dada dan kepala ini mau pecah. pelajaran hari ini berkorbanlah dengan caramu masing2 dan semampumu karena tujuan dari berkurban adalah ikhlas dan memberikan yang terbaik yg kita bisa kepada sesama..

saya menulis ini di kamar kosan, sendirian, suara takbir terdengar dari kejauhan dan saya mimisan.. >.< (sukabumi dingin bgt euuuy… baru 2 hari udah flu berat..)

cheers..

ajeng karina sari

sukabumi -9 Dzulhijjah 9.21 WIB-

p.s. saat saya menulis tulisan ini salah seorang teman bbm saya isinya “ketulusan hati sering tercoreng dengan keegoan.. keikhlasan penghambaan sering tergerus dengan keangkuhan.. Nabi Ibrahim AS selalu menjadi inspirasi tak bertepi untuk perbaiki diri..” dan saya menangis..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s